Ghajini

Setelah sekian lama saya tidak menonton film India selain “Slumsdog Millionaire”, akhirnya saya menonton film India berjudul Ghajini beberapa hari yang lalu dan saya sungguh terpukau dengan industri film India yang telah maju begitu pesat.  Baik dari ide cerita, alur cerita, pengambilan gambar, dan tariannya sungguh berbeda dengan film-film India yang pernah saya tonton dimasa lampau.    Film ini merupakan campuran antara action, thriller, dan romantic comedy dan diperankan dengan sangat baik oleh para actor dan artisnya.

Di awal cerita, saya menduga film ini bercerita tentang seorang pembunuh bayaran yang sakit jiwa.  Namun saya tidak menyangka latar belakang cerita yang disajikan begitu romantis dan mengharukan.  Kota Mumbai pun ditampilkan dengan mempesona dan “menarik”   sampai-sampai saya berencana untuk jalan-jalan ke India dan mengunjungi kota Mumbai.

 

 

4 Comments

Filed under Movie

Wall-E

Setelah kurang lebih 10 menit saya menonton film ini, yang muncul dalam benak saya adalah apakah film ini memang ditujukan bagi anak-anak ?  Tanpa adanya penjelasan dan latar belakang yang cukup, penonton sepertinya harus menerjemahkan sendiri latar belakang situasi dan penyebabnya.  Secara keseluruhan, film ini menarik dan tokoh utamanya sangat “loveable” sehingga saya pun ingin membeli mainan atau bonekanya kalau ada.  Namun pesan moral yang ingin disampaikan oleh film ini apakah dapat dicerna oleh anak kecil ?  Sepertinya orang tua harus membimbing anak-anak yang menonton agar anak kecil dapat mengerti , setidaknya 3 hal :

1.  Kurangi sampah dengan berhemat atau recycle.

2.  Jangan terlena dengan alat transportasi

3.  Manfaatkan tenaga solar (matahari) ^^

 

Leave a Comment

Filed under Uncategorized

Kanon Wirjadi

Tanpa terasa sudah beberapa bulan saya tidak update posting di blog ini karena beberapa kesibukan baru.  Bukan kesibukan di tempat kerja, tetapi di rumah karena hadirnya seseorang yang sudah saya nantikan selama kurang lebih 9 bulan.  Namanya adalah Kanon Wirjadi, berat badan 3,65 Kg dengan panjang tubuh 53 Cm.  Nama Kanon sendiri diberikan oleh ayah mertua saya.  Nama Kanon cukup populer di Jepang, diambil dari 2 huruf Kanji yang berarti “Suara yang indah” atau dapat juga diartikan sebagai “Kabar yang Baik”.  Bagi saya sendiri yang tidak mengerti kanji, nama Kanon cukup unik namun sebagian besar teman-teman mengira saya mengambil nama dari merek kamera. 

 

Leave a Comment

Filed under Uncategorized

The Dark Knight

Di film Batman versi terbaru ini, sepertinya tokoh utama Batman kalah pamornya dengan musuhnya yaitu Joker yang diperankan amat sangat baik oleh Heath Ledger.  Walau dandanan dan penampilan Joker sangat kalah jauh dari Sang Ksatria malam, namun karisma yang dipancarkan dari sorot mata dan tutur kata sang Joker sangat jauh lebih unggul.  Sepertinya Christian Bale kurang dapat mengimbangi daya akting Heath Ledger.  kalau anda pernah menonton film klasik yang disutradai oleh Steven Spielberg berjudul “Empire of the Sun”, anda dapat melihat akting Christian Bale sewaktu kecil lebih memukau ketimbang dewasa.

 

Namun yang saya agak sesalkan adalah durasi film yang cukup panjang ini tidak didukung oleh plot cerita yang mudah dicerna.  Selain itu tokoh wanita di versi ini “kurang menarik” menurut saya walaupun cukup anggun.  Walau saya cukup terhibur dengan film ini, saya tidak ingin menonton dua kali seperti yang biasa saya lakukan dengan film-film bagus lainnya.

Leave a Comment

Filed under Movie

The Incredible Hulk

Sabtu kemarin saya pergi menonton film The Incredible Hulk versi baru yang diperankan oleh Edward Norton. Awalnya saya tidak berharap banyak akibat dari kekecewaan menonton film Hulk versi sebelumnya yang diperankan oleh Erick Bana.  Namun saat menonton awal dari film ini yang settingnya diambil di negara amerika selatan (Brazil), saya langsung dapat menilai bahwa versi kali ini dibuat jauh lebih baik daripada versi sebelumnya baik dari segi cinematografi maupun alur ceritanya.  Pembuatan CGInya pun lebih halus dan warna hijau si “Hulk”pun tidak mencolok.

Pemilihan aktorpun saya nilai sangat pas dengan memilih Edward Norton karena ia memiliki ekspresi wajah yang polos dan jenaka.  Kalau anda pernah menonton film Primal Fear atau The Score, anda dapat terpukau oleh keahlian Edward Norton dalam memerankan dua karakter sekaligus.  Sosok polos dan lemah inilah yang menjadi daya tarik film ini karena pada saat sosok ini berubah menjadi makhluk hijau besar seukuran gajah berdiri yang memiliki tenaga luar biasa yang mampu membelah mobil dengan tangan kosong dengan emosi meluap bak seorang istri yang baru menangkap basah suaminya berselingkuh. 

Film ini juga berusaha untuk menyisipkan beberapa humor tambahan dengan menempatkan aktor yang pernah memerankan Hulk versi serial TV dan di akhir film muncul Tony Starks yang mengajak kerjasama dengan militer Amerika yang mengawali munculnya tokoh Iron Man. 

Saya sangat puas dengan film ini dan saya menilai film ini sebanding dengan “Iron Man” dan “Spiderman 3″

Leave a Comment

Filed under Movie